Bab. 13

1030 Kata

"Bunda, Mas Gio dibawa ke klinik." Baru saja menurunkan gagang sepeda motor, guru Gio berlari menghampiriku. "Klinik? Memangnya Gio kenapa?" Wajah guru yang sepantaran denganku memucat. "Tadi Mas Gio main seluncuran, tidak tahu kenapa jatuh dari atas." Spontan aku beristigfar. "Kok bisa, Buk? Memangnya gak ada guru yang mengawasi?" Cemas menyusup ke d**a mendengar kepala Gio terluka. "Maaf, Bunda, kami lalai. Sekali lagi maaf." Aku kembali menstarter sepeda motor. "Klinik mana, Buk?" Meski kesal aku tak mau meluapkan amarah ke guru itu. Bertemu dengan Gio prioritasku sekarang. "Klinik Medika, Bunda. Baru saja diantar pakai mobil kepala sekolah." Aku langsung memutar sepeda motor menuju klinik yang dimaksud. Jaraknya tidak terlalu jauh dari sekolah Gio. Di depan klinik aku memarkir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN