Jihan membuka tisu basah sachet yang ia beli, lalu mendekatkan duduknya dengan Antariksa. Perlahan, ia mulai membersihkan darah yang berceceran di wajah cowok itu. "Shhhh... Pelan-pelan Han," ringis Antariksa sedikit menjauhkan tangan Jihan dari wajahnya. "Tahan ya," ucap Jihan sangat hati-hati membersihkan luka Antariksa, agar cowok itu tidak kesakitan. Antariksa hanya mengangguk pelan. Ia pun membiarkan wajahnya di bersihkan oleh Jihan. "Nanti di rumah, lo obatin ya lukanya," ucap Jihan seraya menaruh tisu basah bekasnya di atas meja. Ia kemudian menempelkan plester di sudut bibir dan kening Antariksa. Antariksa tersenyum tipis dan mengangguk. "Udah selesai, ini cuma sementara doang, biar lukanya gak infeksi," ucap Jihan kemudian memundurkan bangkunya, agar sedikit menjauh da

