63. Perasaan Antariksa

1865 Kata

Jam pulang sekolah pun sudah tiba. Ares yang akan mengambil motor, langsung teralihkan perhatiannya pada Jihan yang tengah berdiri di depan gerbang sekolah. Ares sangat ingin mengantarkan Jihan pulang sekolah. Namun, ia juga tak bisa melakukan hal itu. Ares harus tahan rasa rindu yang ia rasakan pada gadis itu. Ares menghela napas berat dan menghembuskannya. Ia kemudian mengalihkan tatapannya dari Jihan. Ares tak mau, jika gadis itu melihatnya. Ares memasangkan helm ke kepalanya. Ia naik ke atas motor dan menyalakan mesin motornya. Baru saja, Ares akan melajukannya, namun ia langsung mengurungkan niatnya, saat melihat motor Antariksa yang berhenti tepat di depan Jihan. Jadi ternyata, kamu lagi nunggu Anta, Han? batin Ares, dengan sorot matanya yang tak lepas, memandangi mereka ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN