30. Memfitnah Jihan

1617 Kata

Jihan melirik Ares. Ia, melihat cowok itu yang sudah mengepalkan tangannya sangat kuat, hingga urat-urat lengannya tercetak jelas. Jihan bisa melihat, raut wajah Ares yang sangat murka. Ares sudah sangat emosi. Cowok itu ingin memberi pelajaran pada Ronald, namun langkahnya langsung terhenti saat Jihan menarik tangannya. Ares membalikkan badannya menghadap Jihan. Kedua matanya memanas dan sangat tajam. "Lo apa-apaan sih, Han? Gue mau bales perbuatan dia!" "Lo kontrol emosi lo, Ares! Jangan langsung ngelabrak Ronald!" ujar Jihan dengan emosi menggebu-gebu. "Terus, gue harus diem aja, liat dia yang udah ngeroyok gue?" tanya Ares tak habis pikir. Jihan menarik napas panjang dan menghembuskannya. "Kita gak boleh langsung ngelabrak Ronald, yang ada dia bakalan ngelak, Res." Ares hanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN