Zara sedang duduk di atas kasur, menatap suaminya yang tengah sibuk memasukkan pakaian ke dalam koper. Mendadak Iqbal bilang, kalo dia harus ke luar kota, kerena dipindah tugaskan. "Harus banget sekarang?" tanya Zara, membuat Iqbal langsung menghentikan aktivitasnya. Iqbal menolehkan kepalanya, menatap Zara. "Urgent Ra." "Ya tapi, kenapa ngedadak kayak gini?!" tanya Zara dengan nada tinggi. Ia beranjak dari duduknya dan berdiri di hadapan Iqbal. "Kamu lagi kurang sehat, Iqbal." "Aku nggak apa-apa," ucap Iqbal berusaha meyakinkan Zara. "Udah jadi tugas dan kewajiban aku, Ra." "Tapi---" Ucapan Zara langsung terhenti, saat Iqbal menempelkan jari telunjuk di bibirnya. "Aku nggak apa-apa. Gak usah khawatir," ucap Iqbal seraya mengusap rambut istrinya. Iqbal pun kembali mengemasi baran

