Jihan berlari menuju lapangan dengan membawa sebotol air mineral di tangannya. "Minum dulu," ucap Jihan saat sudah sampai di hadapan Ares. Tangannya mengarahkan air mineral di wajah Ares. Ares yang tengah mendongak ke atas, lantas menolehkan kepalanya ke arah sumber suara. Ia tersenyum kecil, saat mendapati Jihan yang tengah berdiri di hadapannya. "Baik banget pacar aku," ucap Ares seraya meraih botol air mineral dari tangan Jihan. Setelah itu, mereka berdua pun berjalan menuju tepi lapangan dan duduk di sana. Ares duduk di aspal lapangan. Ia membuka tutup botolnya, lalu meneguk air mineralnya. Tenggorakannya benar-benar terasa kering. Jihan yang tengah duduk di hadapan Ares, sedikit terpana melihat cowok itu yang terlihat cool. Apalagi, jakunnya yang naik turun dan keringat yang

