27. Rasa Yang Berbeda

1361 Kata

Antariksa mematung dan membeku di tempat. Ia memejamkan mata kesal, karena sampai keceplosan mengatakan semuanya di depan ibunya. "Coba kamu ngomong sekali lagi, Anta?" Zara memajukan satu langkahnya lebih dekat dengan Antariksa. Kedua mata Zara sudah memerah, menahan air matanya yang siap tumpah. Ia tidak percaya jika Antariksa bisa melakukan hal senekat itu. "JAWAB MAMA ANTA!!" bentak Zara berhasil membuat Antariksa terkejut bukan main. "Oke! Anta ngaku! Emang dulu, Anta yang udah nyuruh orang buat keroyok Kak Ares!" jawab Antariksa lantang. Ia menatap ibunya dengan tajam. "Dan itu semua karena Mama! Mama yang buat Anta nekat melakukan ini!" Zara mematung dan membeku di tempat. Ia menatap Antariksa tak percaya. Air mata yang sudah dibendungnya pun, berhasil lolos, membasahi pipi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN