♡Bagian 36♡

2172 Kata

Sebelum masuk ke kamar inap bunda Tia, Dion menghentikan langkahnya dan membalik tubuhnya menghadap Attar. "Lu jangan bilang ke Ara ya tentang tadi." ujar Dion. Dia takut, jika adiknya itu tahu pasti dirinya akan di diamkan entah itu berapa hari. "Iya santai Bang." sahut Attar dengan nada santainya. Dion menganggukan kepalanya lalu membalikkan tubuhnya dan masuk ke dalam kamar. Maura menatap kedatangan abangnya, matanya langsung berbinar, "Mana pesenan aku Bang?" tanya Maura dengan tangannya yang mengadah ke depan Dion. Dion mengarahkan matanya ke belakangnya, "Itu sama Attar." Merasa namanya disebut, Attar melangkahkan kakinya ke depan Maura. Dan menyerahkan satu steroform ke hadapan Maura. Tak urung Maura tetap mengambil steroform yang disodorkan Attar. Tapi setelah itu, tidak ada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN