♡Bagian 37♡

1832 Kata

Seperkian detik keduanya saling tatap satu sama lain, sampai Maura lah yang tersadar jika apa yang mereka lakukan saat ini salah. "Eh, thanks Tar." ucap Maura dan segera berlalu dari hadapan Attar. Dirinya sangat malu, ini akibat kecerobohannya tidak melihat ada motor yang mau melintas. Attar menatap punggung wanita yang berjalan menjauhi dirinya. Jika Attar tidak salah lihat, sekilas dia melihat semburat yang ada di pipi Maura. Attar tertawa melihat Maura yang berjalan menjauh darinya, lucu saja melihat kejadian seperti itu. "Ra, tungguin gue." Attar ikut mengejar langkah Maura di depan. Maura sendiri sepanjang jalan menuju kantin, dia merutuki kebodohannya yang tidak melihat sekitar sampai kejadian yang tadi menimpa dirinya. "Ish, malu sendirikan gue jadinya." dumel Maura dengan mul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN