Merasa namanya terpanggil, otomatis Attar menolehkan kepalanya sekilas. Tapi yang dia lihat hanya pemandangan wanita di sebelahnya sedang menikmati es yang tadi dia beli. Attar terkekeh ketika melihat mimik yang Maura tampilkan, "Enakkan?" Maura memejamkan matanya sejenak serata meresapi rasa perpaduan cincau dengan gulanya yang di makan bersamaan dengan eskrim. Dan dirinya memang salah satu pecinta makanan dingin yang manis itu. Tanpa menanyakan pun Attar sudah tahu, kalau eskrim cincau yang tadi dia beli sangat di nikmati wanita di sebelahnya. Hanya saja dia mau mendengar langsung. "Ra?" Panggilan keduanya baru Maura menolehkan kepalanya, "Napa Tar?" "Yummy?" Maura menganggukan kepalanya dengan semangat, "So yummy, you know. Fix, abis ini dia jadi favorit gue sih." ujar Maura ser

