Part 18

1452 Kata

Saat melihat wajah muram Alvito, Sessy langsung menduga sesuatu yang salah sedang terjadi. Sessy mendatangi Alvito di kantornya karena telepon sudah berhari-hari tidak diangkat. "Alvito!" Sessy menerobos masuk ke dalam ruang kantor anaknya itu. Alvito memandang mamanya datar. "Kenapa kamu tidak angkat telepon dari mama?" "Aku sibuk, Ma." Alvito menghela nafas. "Mama mau ikut reuni di Bali, mama butuh uang." "Berapa? Nanti aku transfer, ya." Sessy mengangguk sumringah. "Ayo kita makan siang, mama lapar nih ada restoran baru yang kemarin di rekomendasikan sama teman mama." "Aku mau pulang ma, makan siang di rumah." "Kamu kan sudah sering makan siang di sana, lagian makan sama mama jarang." Alvito menyisir rambutnya, dia janji dengan Mischa membawakan makanan dari restoran korea tad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN