CINTA TERHALANG TEMBOK

1140 Kata

Sore lebih mendung dari hari biasa. Yasmin merapatkan jaket dan memakai jas hujan dengan rapi. Tangannya boleh bergerak, namun tatapannya terasa kosong. Ia merasa malas pulang ke apartemen, dan berurusan dengan Dameer. Kejadian semalam membuatnya masih merinding karena takut. 'Sampai kapan Dameer bersikap kasar padaku?' batinnya bertanya-tanya. “Yas. Aku seneng banget hari ini, tadi mamaku telepon katanya ada motor baru di rumah. Ternyata pak Dava mengirimkannya untukku. Entahlah gimana caranya, dia membelikanku motor yang udah siap tinggal pake, mulai besok aku disuruh untuk memakainya. Jadi, gak apa-apa ya, mulai besok kita pergi ke toko masing-masing?” “Syukur alhamdulillah. Aku juga ikut seneng, congrats ya. It's oke, kan masih bisa ketemu di toko,” ucap Yasmin. “Kamu udah sehat?”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN