Dava tersentak saat ibunya menatap foto yang terpajang. Ia pun segera menyadari perubahan wajah Kulsum saat menatap foto pernikahan itu. Yasmin yang tak paham dengan raut wajah mereka yang tegang, mencoba mencairkan suasana. “Ummi dan Dava mau minum apa?” tanya Yasmin. Kulsum menatap Yasmin dengan tatapan yang sulit diartikan. Ia bangkit dari tempat duduknya sambil menyodorkan paper bag. “Ada jilbab buat kamu. Kalau suka, pakai ya,” ucap Kulsum dengan wajah datar. “Oh, terima kasih Mi. Repot-repot.” “Biar ummi aja yang buat minuman. Kamu kan lagi sakit, belum sarapan juga kan?” Yasmin menggeleng. Sementara hati Dava kebat-kebit tengah mengkhawatirkan reaksi Kulsum sesaat setelah menatap foto pernikahan itu. “Kebetulan, ummi juga buat sup iga.” Kulsum menuju dapur tanpa sekat. Yasm

