BELAJAR

1153 Kata

Angin yang berembus dari pohon pinus menerpa wajah keduanya, saat kaca mobil Dava dibuka seluruhnya. Secercah kedamaian menyeruak di d**a mereka. “Aku mau aja bimbing kamu. Tapi bingung gimana caranya, soalnya aku bukan siapa-siapa kamu,” ucap Dava. Yasmin paham maksud lelaki itu, dan ia pun sangat sadar di mana posisinya sekarang. “Gak apa-apa.” Yasmin merutuki dirinya sendiri, mengapa begitu berharap Dava mau membimbingnya. “Kuusahakan untuk kita curi kesempatan di sela istirahat jam kerja. Aku coba bimbing kamu ya.” Mata itu kembali berbinar. “Asalkan itu, gak merepotkan dan mengganggu kerjaanmu,” cetus Yasmin. “Gampang, bisa diatur. Udah menjalankan salat yang lima waktu kan?” tanya Dava. “Alhamdulillah udah. Walaupun belum lama ini.” “Syukurlah. Bisa ngaji al qur'an?” Dava ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN