Kena Marah

1038 Kata

Suara Edward terdengar sangat lembut di telinga. Bahkan tengkuk Gracia sampai merinding mendengarnya. Terlebih, isi pertanyaan Edward membuat dirinya bingung harus menjawab apa. "Tidak mau memberitahu?" desak lelaki tampan tersebut sembari mengeratkan pelukan. Gracia mencoba untuk melepaskan diri, tapi gagal. Sebab Edward terlalu kuat untuk dia kalahkan. Satu-satunya cara untuk menghindar adalah dengan menjawab pertanyaan pangeran. Akan tetapi, apa yang harus dia katakan? Bingung dengan apa yang harus dia jawab, Gracia akhirnya menyahut asal, "Anda pasti sudah tahu mana yang saya maksud, Tuan." Edward menyunggingkan senyum tipis. Perempuan satu ini memang menggemaskan. Dia lalu melepaskan kedua tangan yang melingkar di leher Gracia. "Aku mau mandi," beritahunya seraya turun. Mendenga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN