Paket

1050 Kata

Edward mengernyit. "Paket apa, Kak? Aku tidak memesan apa pun." Linden sudah menduga semua ini. Dia lalu menganggukkan kepala. Meminta Edward untuk segera pergi. Urusan mereka sudah selesai di sini. Lelaki berjas hitam itu memiliki banyak pertanyaan di dalam hatinya. Namun dia akhirnya mengalah. Edward melangkah pergi menuju ruang kerjanya. Setelah menaiki tangga, dia melihat Zinnia yang sedang cemberut. Kedua tangannya dilipat di depan d**a sambil bersandar di tembok. Membuat Edward langsung berdehem, meminta untuk dibukakan pintu. Zinnia memang membuka pintu untuk Edward. Akan tetapi ekspresinya masih jutek. Dia sangat kesal dengan Edward, jadi mukanya tak bersahabat sama sekali. "Periksa apa ada orang yang menggunakan namaku untuk membeli barang," perintah Edward sambil berjalan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN