Entah mengapa, Gracia lebih memilih untuk berbalik dan menuju Pangeran Edward daripada bertemu dengan Ratu Lusiana. Rasanya seperti ada sesuatu yang tidak bagus akan terjadi. Gracia memilih untuk tidak menemui beliau untuk sementara waktu. Tanpa pikir panjang, gadis itu berbalik. Namun sialnya, dia malah menabrak d**a bidang milik Pangeran Edward. Benturan itu begitu keras hingga membuat hidungnya sakit. "Auw," ringisnya. Edward tersenyum sinis. Dia lalu mengangkat dagu Gracia. Bertanya pelan, "Enak?" Maid di hadapannya jadi tambah sebal. Mana ada orang yang merasa keenakan setelah membentur sesuatu. Yang ada, mereka akan merintih kesakitan. Seperti yang dia lakukan sekarang ini. "Salahmu berbalik tanpa ngasih tau. Makanya nih otak dipakai, jangan hanya dibuat simpanan doang," ejek E

