Sepasang kaki beralaskan sneakers berwarna putih melangkah dengan kerennya menghalau keramaian Bandara. Tangannya asyik mengetik di handphonenya sambil sesekali matanya fokus ke depan. Lagi-lagi decakan itu keluar dari mulutnya ketika seorang wanita yang bekerja sebagai operator memberitahu jika nomor yang ia tuju sedang tidak aktif. Yang ia mau suara Rilly, bukan operator. "Haduh, beneran nih anak. Nggak aktif-aktif full selama empat hari. Ngambek sih bener." Wajahnya mendongak ke atas ketika dirasakannya hari terasa mendung. Benar, awan di atas berwarna hitam. Pertanda akan hujan deras. Dengan cepat dia menaiki mobilnya yang sudah terparkir rapi di depan Terminal F tanpa basa-basi. Perjalanan akan terasa panjang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandung. Diprediksi, dia akan sampai

