Azka pun masih tetap berjalan kedepan, dirinya tadi berniat ingin membawa Jenifer dan Rere ke UKS untuk meminta maaf kepada Kayla atas kesalahan yang udah mereka perbuat kepada Kayla, Azka tidak ingin melaporkan kejadian ini sama kepala sekolah ataupun sama polisi bukan berarti dia membela mereka ataupun membenarkan perbuatan mereka itu melainkan kalau dia melaporkan kejadian ini ke kepala sekolah dia yakin Rere sama Jenifer cuman dihukum doang dan pastinya hukum itu adalah skors dan bagi Azka itu tidak imbang dengan musibah yang dialami sama Kayla! Maka dari itu Adit akan mempergunakan rekaman suara tersebut untuk mengancam mereka agar mereka tidak berbuat nekat lagi seperti itu, dan biar mereka takut serta tidak menganggu kayla lagi.
"Gara-gara Lo kita jadi ketangkep basah sama mereka kan!" Bisik Rere kepada Jenifer.
"Loh kok gara-gara gue sih disini kan tadi Lo yang bicara sama Yasmine lewat telepon, dan pastinya mereka tau semua ini karena mereka mendengarkan apa yang lo katakan itu! Jadi gue rasa disini itu yang salah Lo bukan gue, jadi buat apa sih Lo nyalahin gue padahal sedari tadi gue cuman diam saja!" Balas Jenifer tidak terima jika disalahkan, karena walaupun terkadang otak dia suka gak bisa diajak kompromi tapi dia juga gak mau kalau harus disalahkan terus atas apa yang tidak dia perbuat.
"Ya kan Lo tadi harus nya bisa memantau keadaan apakah adanya aman atau tidak kalau semisal tidak lu kan bisa ngasih tau gue biar gue bisa mematikan teleponnya atau kalau tidak gue bisa mengurangi volume suara gue biar gak didengar sama mereka," tukas Rere kesal.
"Ya kan Lo tadi juga nggak ngasih tau gue kalau semisal gue suruh memantau keadaan! lu tadi kan cuman bilang sama gue kalau semisal gue suruh diam saja, gimana sih jadi orang kok gak punya konsisten sama sekali," ucap Jenifer.
"Ya kan harusnya lo itu punya inisiatif sendiri gitu nggak perlu nunggu aba-aba dari gue, punya otak itu untuk berfikir bukan hanya didiamkan saja," balas Rere yang sudah geregetan.
"Ya maaf, gue takut kalau mau bertindak tanpa ada suruhan dari lo nanti yang ada gue malah salah lagi di hadapan lo, toh gue diem aja selalu salah kan, makanya lebih baik gue bertindak menunggu aba-aba dari Lo saja," tutur Jenifer.
Rere pun semakin dibuat kesal dengan respon Jennifer yang seolah-olah tidak merasa bersalah sama sekali, bisa-bisa dirinya jadi gila kalau harus setiap hari berhadapan dengan Jennifer seperti ini, mempunyai teman seperti dia itu setiap harusnya harus sering banyak istighfar kalau nggak bisa-bisa darah tinggi, tapi kalau tidak ada dia pasti hari-harimu juga akan terasa sepi kayak ada yang kurang.
"Serah lo deh capek gue ngomong sama Lo yang gak pernah paham-paham, kalau gue setiap harinya sama Lo terus bisa-bisa gue jadi darah tinggi," tukas Rere yang sudah emosi.
Dimas dan Roni yang sedang berjalan di belakang Rere dan Jennifer melihat keributan mereka sontak Roni sama dimas pun melerai nya, karna mereka berdua pada berisik banget. Mengganggu pendengaran nya saja.
"Lo berdua kenapa sih dari tadi gue perhatiin ribut Mulu! Gak capek apa? Gue yang mendengar kan aja capek," ujar Dimas.
"Ini Rere dia yang salah masa malah nyalahin gue, kan gue gak terima," balas Jenifer.
"La emang Lo salah kok masa gak mau mengakuinya," seru Rere.
"Ya kan sepenuhnya kesalahan itu ada diri kamu sendiri bukan aku doang jadinya jangan marah-marah gitu dong," tukas Jenifer.
"Udah lah serah lo capek gue lama-lama," balas Rere yang sudah sangat capek menghadapi sikap Jenifer yang seperti itu.
"Bisa diam gak sih kalian berdua?" Bentak Azka yang sudah sangat emosi dan sontak keduanya pun lalu terdiam karena takut dengan Azka.
Lalu Sampai akhirnya mereka sudah sampai di UKS Azka pun lebih dulu masuk ke dalam lalu disusul sama Rere Jenifer Dimas dan Roni, didalam pun cuman ada Sarah dan Kayla yang tengah mengobrol santai dan keduanya pun nampaknya juga terkejut karena melihat kedatangan mereka berempat.
"Loh kalian mau ngapain kesini?" Tanya Sarah yang kelihatannya sudah sangat kesal. Dimas yang melihat Sarah yang sudah kelihatan kesal sontak dia pun mendekat kearah dia berusaha untuk menenangkan dia.
"Eh sabar dulu Sar! Jangan emosi lagian mereka kesini mau berniat baik kok sama kalian dan mereka berdua juga mau bicara sesuatu sama kalian! Jadi gue harap kalian jangan pada emosi dulu ya dengerin apa kata mereka," tukas Dimas.
" Mau ngomong apaan sih! Jangan-jangan emang benar ya kalau kalian berdua yang udah kunciin Kayla di kamar mandi makanya kalian berdua mau minta maaf kesini?" Tukas Sarah yang sudah emosi.
Azka pun sedari tadi hanya diam saja karna dia tau mungkin ini udah menjadi resiko untuk Rere dan Jenifer atas kesalahan mereka berdua yang udah mereka perbuat.
"Sarah lu nggak usah begitu dong sama mereka berdua, toh mereka berdua kan kakak kelas kita harusnya lo ada sopan santun sedikit dan menghargai kita," ucap Kayla, walaupun dia sering disakitin sama orang tapi dirinya itu orangnya suka nggak tega sama orang lain.
"Biarkan saja kay, itu mereka berdua juga nggak pantas untuk kita kasihan, mereka aja sudah berani-beraninya ingin membuat lo celaka masa kita harus diam saja," tegas Sarah gak akan kasih ampun sama mereka berdua meskipun mereka itu kakak kelas nya.
"Lo kok gitu sih Sar," balas Kayla.
"Sebaiknya kalian langsung too the point saja sama mereka dari pada dari tadi gue perhatiin kalian berdua cuman diam saja, toh kalian berdua ke sini kan untuk minta maaf sama kalian bukan untuk jadi patung seperti ini," tukas Dimas.
"Iya iya sebentar lagi gue juga mau minta maaf, kaki gue sama Rere ke sini mau minta maaf sama lu karena kita berdua tadi udah kunciin lu di kamar mandi dan mematikan lampu nya tapi kalau boleh jujur sebenarnya itu bukan murni dari hati kita melainkan kita cuma disuruh sama Yasmin dan lo pada tahu sendiri kan yasmine itu orangnya gimana kalau nggak diturutin pasti dia bakalan ngamuk," jelas Jenifer meminta maaf kepada Kayla karena dia gak mau mengambil resiko yang ada.
"Oh nggak papa kok udah maafin kalian dan gue cuman mohon sama kalian lain kali nggak usah di ulangi lagi ya soalnya itu juga membahayakan nyawa gue," balas Kayla menerima maaf dari Jenifer, meskipun Sebenarnya dia juga sedikit ada rasa kesal sama mereka tapi dia tahu kalau mereka itu cuman disuruh sama Yasmine saja.
"Kalau mau memaafkan mereka sih kay! mereka kan udah sering sekali nyakitin Lo, dan mereka pun tidak pernah kapok sama apa yang mereka lakukan itu, jadi buat apa juga Lo maafin mereka! Toh tadi Lo juga hampir meninggal kan gara-gara ulah mereka!" Tegas Sarah tak terima jika Kayla memaafkan kedua kakak kelas itu, karena bagi dia itu sudah sangat keterlaluan toh mereka juga nggak akan pernah merasa kapok.
"Tapi kan tadi dia udah bilang kalau semisal dia melakukan itu bukan karena dia sendiri melainkan suruhan dari Yasmin jadi gue rasa di sini yang salah bukan mereka tapi Yasmin!" Tukas Kayla.
"Tapi sama saja kayak mereka berdua kan temannya Yasmin jadi mereka itu sama-sama jahat andai saja mereka baik mereka nggak akan mau melakukan hal itu padahal mereka juga udah tahu resikonya apa nantinya," balas Sarah yang masih ngotot agar kayla tidak memberi maaf kepada mereka.
"Udahlah sar, lagian kan mereka berdua juga udah minta maaf dan Kayla pun juga udah memaafkan mereka sebaiknya lu nggak usah terlalu dendam sama mereka, gak baik juga," ucap Dimas.
"Kok lu malah jadi belain dia sih tadi kan lu sendiri juga lihat gimana kondisi Kayla setelah terkunci di kamar mandi beberapa saat, kalau tadi kita tidak berhasil menemukan kayla kan bisa saja kayla tak tertolong," tukas Sarah.
"Tapi gue bener-bener mau minta maaf kok sama Kayla kita berdua udah merasa salah dan khilaf," ucap Jenifer, dia pun juga sedikit kesal kepada rekannya dari tadi hanya diam saja dan tidak membantu dirinya untuk meminta maaf kepada kayla padahal di sini yang salah itu mereka berdua tapi kenapa Jennifer yang berusaha sendirian.
"Re lo itu bantuin gue napa kan lu juga salah kenapa lu dari tadi cuman diam! lu bilang sana sama Kayla mau minta maaf bukan gue doang," seru Jenifer menyenggol lengan Rere.
"Ya kan udah ada perwakilan dari lo itu sama aja kok," balas Rere, sebenarnya dia tidak mau untuk meminta maaf kepada kayla karena harga dirinya pasti akan turun sebagai kakak atas tuh Kayla pastinya akan besar kepala kalau dirinya sampai meminta maaf sama dia tapi gara-gara Aska yang mengancam akan mengirim rekaman tersebut kepada kepala sekolah mau tak mau dirinya harus menuruti kemauan Aska.
"Enak aja lo nggak ikut minta maaf juga! Gue aja kalian ke sini untuk meminta maaf secara individu bukan perwakilan," tukas Azka.
"Iya iya gue bakal minta maaf sama Kayla! Kak gue minta maaf sama lo karena gue tadi udah kunciin lu di kamar mandi," ujar Rere ogah-ogahan.
"Iya cool memaafkan kalian berdua kok karena aku yakin kalian berdua melakukan itu karena suruhan dari Yasmin," balas Kayla.
"Nah sekarang kita udah minta maaf sama Kayla dan dia pun juga udah memaafkan kita berdua jadi sekarang kita berdua mau keluar dari ruangan ini," tegas Rere. Setelah itu dia pun menari tangan Jennifer untuk keluar dari dalam UKS meninggalkan mereka di ruangan ini.
"Dasar tuh bocah nggak ada kapoknya sama sekali gue yakin mereka berdua itu nggak bener-bener tulus ingin meminta maaf sama Lo Kay," tukas Roni yang emosi.
"Udah biarkan sajalah Ron toh kalau mereka nggak bener-bener minta maaf sama gue nanti mereka juga akan mendapat balasan," balas kayla.
"Kayla mah suka gitu baik sama orang yang orang itu sama sekali enggak baik sama kita, kalau aku jadi lo udah gue laporkan ke kepala sekolah biar tahu rasa!" Tegas Sarah.