Jam sudah menunjukkan pukul 16.00 wib semua murid bergegas untuk pulang ke rumah masing-masing namun tidak dengan Kayla dan teman-teman nya karena hari ini mereka ada ekstra kurikuler tari.
"Guys hari ini kita ada ektra kurikuler kan?" Tanya Sarah.
"Oh iya gue hampir saja lupa," balas bela.
"Eh Kay Lo berangkat ektra kan?" Tanya bela.
"Aduh gimana ya? kan gue hari ini ada jadwal juga untuk belajar bareng sama Azka gimana dong?" seru kayla.
"Gimana ya gue juga bingung nih!" pinta Sarah.
"Bantu mikir Napa!" seru kayla.
"Bentar bentar Gimana kalau libur dulu jadi tutor nya Azka terus Lo berangkat ekstra," saran bela.
"Ah gak mungkin itu, gue kan jadi tutor nya dia baru beberapa kali pertemuan kan lagian dia juga belum menguasai materi sepenuhnya," ujar Kayla.
"Terus gimana dong Kay? Kan gak mungkin juga kalau Lo gak berangkat ekstra hari ini kan kita ada pengambilan nilai kalau Lo gak berangkat pasti nanti Lo dimarahin" seru bela.
"Ya juga sih! Ini gue jadi bingung," ujar Kayla.
"Ya sekarang keputusan ada ditangan, Lo kita udah ngasih saran aja," seru bela.
"Yaudah deh gue berangkat ekstra aja lagian belajar nya bisa besok juga," balas Kayla.
"Yaudah kalau gitu kita siap-siap yuk!" pinta Sarah.
"Eh bentar gue mau kasih tau Azka dulu Takutnya dia nunggu, tapi gue gak punya no dia terpaksa gue harus nyamperin azka," seru kayla.
"Yaudah yuk kita anterin," ujar bela.
"Yaudah yuk!" mereka kemudian keluar dari kelas lalu mencari keberadaan Azka saat sampai di dekat lapangan basket Kayla dan teman-teman nya berpapasan dengan Azka dan teman-teman nya.
"Eh bentar gue mau ngomong sama Lo," pinta Kayla.
"Gue juga mau ngomong sama Lo," seru Azka.
"Yaudah Lo duluan aja yang ngomong," ujar Kayla.
"Lo duluan aja," seru Azka.
"Ih oke jadi gini hari ini gue ada ekstra kurikuler tari dan gue hari ini gak bisa menemani Lo belajar jadi kita hari ini libur dulu," ujar Kayla.
"Gue juga mau bilang kalau gue juga gak bisa belajar sama Lo karena gue hari ini juga ada ektra kurikuler basket," balas Azka.
"Yaudah fiks kalau gitu kita hari ini libur," ujar Kayla.
"Bentar tapi besok gue ada ulangan," seru Azka.
"Ini gimana dong gue hari ini gak bisa soalnya hari ini ada pengambilan nilai ekstrakurikuler," ujar Kayla.
"Pulang dari ekstra Lo bisa kan!" seru Azka.
"Hem kayaknya bisa soalnya hari ini gue pulang nya lebih awal dari biasa kan cuman pengambilan nilai," balas Kayla.
"Yaudah kalau gitu nanti kalau Lo sudah selesai Lo bisa tunggu gue disini," ujar Azka.
"Oke," balas Kayla lalu pergi meninggalkan Azka dan menuju ruang ekstrakurikuler tari.
Jam sudah menunjukkan pukul 17.15 wib dan Kayla habis selesai pengambilan nilai ekstrakurikuler tari nya namun kedua sahabatnya masih menunggu giliran Kayla pun memutuskan untuk pulang terlebih dahulu karena dia sudah janji dengan Azka.
"Eh guys gue duluan ya!" seru kayla.
"Iya sana hati-hati dijalan awas kalau jadi jatuh cinta hahaha," goda bela.
"Ih apaan coba gak jelas yaudah bay!" ujar Kayla.
"Bay," balas mereka serempak.
Kayla segera menuju ke tempat yang dibilang Azka tadi dan benar juga Azka saat ini masih berada di lapangan basket dan dia sedang bermain bersama teman-teman nya. Kayla pun memutuskan untuk menunggu. Namun tak lama kemudian Azka menyadari keberadaan Kayla lalu dia memutuskan untuk keluar dari lapangan basket dan menghampiri Kayla.
"Lama amat sih keburu Maghrib!" kesal Kayla.
"Ya siapa suruh tadi Lo gak manggil gue," balas Azka.
"Yaya yaudah yuk!" ajak Kayla.
"Bentar gue ganti baju dulu dan ambil tas gue," seru Azka.
"Ribet banget sih Lo sana cepetan gak pake lama titik," ujar Kayla.
"Hmm," seru Azka lalu pergi menuju ruang ganti setelah itu menghampiri kayla.
"Ayo!" ajak Kayla.
"Iya Halah," lalu mereka berdua segera menuju ke tempat parkir.
"Lo bareng gue aja! kan motor Lo masih di bengkel kan," seru kayla.
"Yaudah Yuk!" balas Azka. Lalu Azka melajukan motornya.
"Mau kemana kita apa dirumah gue lagi," seru Azka.
"Kali ini dirumah gue aja gue gak bawa bukunya," ujar Kayla.
"Yaudah," balas Azka.
"Lo masih ingat jalan ke rumah gue kan?" Tanya kayla.
"Hmm," seru Azka.
"Eh mampir makan dulu ya gue lapar!" Ujar kayla.
"Kan ini mau ke rumah Lo makan dirumah Napa sih ntar keburu kemalaman," seru azka.
"Tapi gue udah lapar banget," ujar Kayla.
"Serah Lo deh mau makan dimana?" Tanya azka.
"Ditempat nasi goreng langganan gue aja," seru kayla.
"Dimana tempatnya?" Tanya azka.
"Lo jalan aja ntar gue tunjukan," balas kayla.
"Yaudah," tak lam kemudian mereka sampai di sebuah gerobak dipinggir jalan yang menjual nasi goreng, tempat ini merupakan tempat favorit Kayla sang bang rifal.
"Ini yakin tempat nya disini?" Tanya azka.
"Iya ayo," ajak kayla.
"Gak Lo aja yang makan gue gak lapar," seru Azka namun perut Azka tidak bisa diajak kompromi sedari tadi perutnya berbunyi.
"Yakin gak lapar? Tuh perut Lo dari tadi udah berbunyi jangan bohong! oh apa jangan-jangan Lo gak mau karna tempat nya kayak gini? Tenang walaupun tempatnya kayak gini tapi ini itu higenis tau, kalau Lo tetap gak mau dan mau berdiri disini terus sih gak papa gue sendiri aja yang makan," seru kayla lalu pergi menuju gerobak nasi goreng untuk memesannya namun Azka tiba-tiba mengikuti nya dari belakang.
"Pak nasi goreng nya satu ya kayak biasanya!" ujar Kayla pada penjual nasi goreng.
"Siap neng silahkan duduk dulu! bentar lagi bapak buatin dulu," ujar penjual nasi goreng.
"Siap pak!" kayla lalu duduk lalu Azka pun mengikutinya.
"Yakin Lo gak mau pesan?" Tanya Kayla memastikan.
"Gak!" balas azka.
"Yaudah kalau gitu," seru kayla. Tak lama kemudian nasi goreng pesanan Kayla pun datang.
"Neng ini nasi goreng spesial nya," seru penjual nasi goreng sambil memberikan nasi goreng nya Kayla.
"huh siap bang makasih bang," ujar Kayla.
"Iya sama-sama neng oh iya tumben gak sama den rifal?" Tanya penjual nasi goreng.
"Iya pak tadi habis pulang sekolah langsung mampir kesini," balas Kayla.
"Oh gitu.. maaf neng itu pacar neng ya?" Tanya penjual nasi goreng.
"Eh gak kok pak itu temen saya," balas Kayla.
"Oalah kirain pacar neng! kalau begitu bapak tinggal dulu ya neng," ujar penjual nasi goreng.
"iya pak!" balas kayla.
"Emm enak sekali nih nasi goreng nya," goda kayla lalu menyantapnya. Azka yang melihat kayla makan nasi goreng nya dengan lahap lalu dia tergoda dan kayla pun menyadari akan hal itu.
"Napa? Mau? Pesan aja gak usah gengsi!" ujar kayla. Namun Azka masih diam.
"CK lama pak pesan nasi gorengnya satu lagi pedas ya pak!" seru kayla.
"Siap neng," balas penjual nasi goreng. Tak lama kemudian nasi goreng nya sudah jadi dan azka siap menyantapnya namun dia ragu-ragu karena sebenarnya dia itu gak suka pedas tapi jika melihat Kayla makan tadi nasi gorengnya terlihat sangat enak alhasil Azka pun tetap memakannya.
"Makan tuh gak usah gengsi," seru Kayla.
"Hmm," balas Azka kemudian Azka mulai mencicipinya dan benar saja ternyata nasi goreng nya lezat dan azka menyukai itu dia pun makan dengan lahap walaupun dia kepedesan. Kayla yang melihat Azka makan dia pun tertawa.
"minum dong," seru Azka kepedasan.
"Nih!" ujar kayla memberikan botol air mineral.
"Segitunya Lo lapar ya?" Tanya kayla. Namun tak ada balasan dari Azka karena sedari tadi fokus sama nasi goreng nya.
"katanya gak lapar tapi kok habis tuh," sindir kayla sembari menahan tawanya.
"Terpaksa aja gue," balas azka.
"Iya deh, bang ini uang nya ya!" seru kayla setelah mereka selesai makan.
"Siap neng," balas penjual nasi goreng.
"Yaudah yok!" ajak kayla.
"Hmm," Azka pun kemudian melajukan motornya kembali menuju rumah kayla disepanjang jalan mereka berdua fokus pada pikiran mereka masing-masing dan sepanjang perjalanan menuju rumah Kayla mereka hanya diam.
"Ayo masuk!" ajak Kayla.
"Ya," balas Azka lalu mengikuti Kayla yang masuk kedalam rumahnya.
"Assalamualaikum Bun!" sapa Kayla.
"Waalaikumussalam sayang siapa itu?" Tanya bunda Kayla.
"Oh ini teman Kayla Bun! kita mau belajar bareng," ujar Kayla.
"Saya Azka Tan," ucap Azka memperkenalkan dirinya.
"Oh nak Azka tampan sekali kamu," seru bunda Kayla.
"Hehehe Tante juga cantik kok," balas Azka.
"Heh jangan goda nyokap gue, gue bilangin Bokap gue loh," seru Kayla bercanda.
"Eh adek gak boleh gitu sama temannya, maafin ya nak Azka Kayla orangnya suka begitu," ujar bunda Kayla.
"Gak papa kok Tan!" balas Azka.
"Eh iya bunda ayah sama Abang kemana?" Tanya kayla.
"Ayah masih di kantor kayaknya hari ini dia ada lembur! kalau Abang tadi barusan keluar sama temannya gak tau kemana," balas bunda Kayla.
"Tante ke dapur dulu ya nak Azka mau minum apa?" Tanya bunda Kayla.
"Air putih aja Tan," seru Azka.
"Yaudah kalau gitu tunggu dulu ya!" ujar bunda Kayla.
"Iya Tan terimakasih," seru Azka.
"Gue ambil kan bukunya ya sambil bersih-bersih sebentar gue gerah! Lo tunggu sini gak papa kan?" ujar Kayla.
"Gak usah lama-lama keburu kemalaman," seru Azka.
"Ya," ucap Kayla lalu pergi menuju ke kamar nya untuk mandi sebentar. Setelah sampai di kamar Kayla menaruh tasnya lalu mengambil handuk nya untuk mandi tak lama kemudian Kayla sudah selesai mandi lalu dia memutuskan untuk menghampiri Azka hari ini Kayla memakai baju tidur bermotif hello kitty membuat dia terlihat cantik dan imut.
"Nih bukunya!" seru kayla.
"Oh iya besok Lo ulangan mapel apa?" Tanah Kayla.
"Bahasa Inggris," balas Azka.
"Oh kalau bahasa Inggris mah yang penting Lo paham aja Sama maksud teks soalnya dan yang terpenting Lo harus banyak membaca kosa kata yang ada di kamus, jadi Lo banyak pemahaman," seru kayla namun tiba-tiba bunda kayla datang dengan membawa minuman.
"Nak ini diminum dulu," seru bunda kayla.
"Iya Tan terimakasih," ujar Azka.
"Oh iya kalian makan dulu yuk belum pada makan kan?" Ucap bunda Kayla.
"Udah Bun tadi makan di nasi goreng langganan kita soalnya kayla tadi lapar," seru kayla.
"Yaudah kalau gitu bunda ke dapur dulu ya," ujar bunda Kayla.
"Lo pelajari soal-soal yang ada dibuku paket biasanya kalau ulangan menurut gue 50% dari soalnya dari situ setelah itu Lo jawab soal-soal ini," seru kayla.
"Iya," balas Azka. Lalu Azka menurutinya dan mengerjakan soal-soal nya setelah kurang lebih 30 menitan Azka telah selesai ketika dia hendak berbicara sama kayla namun kayla ternyata tertidur di sofa dan Azka pun kasian jika harus membangunkannya kayaknya dia terlalu kecapekan azka pun memutuskan untuk mengerjakan soal-soal yang lainnya.
Jam sudah menunjukkan pukul 21.00 wib dan Azka memutuskan untuk pamit pulang kepada ibunda Kayla.
"Maaf Tan saya mau pamit dulu udah malam ini," seru Azka.
"Oh iya nak Kayla mana?" Ujar bunda Kayla.
"Oh Kayla dia tertidur di sofa," seru Azka.
"Ealah, Tante boleh minta tolong gak tolongin angkat kayla ke kamar nya, soalnya Tante kasihan kalau dia harus tidur disana kalau nunggu ayah dan Abang pulang pasti nanti malam," ujar bunda Kayla.
"Oh ya Tan gapapa kamarnya dimana ya?" Tanya Azka.
"Oh itu dilantai dua dekat tangga pintu nya berwarna pink," balas bunda Kayla.
"Oh iya Tan," seru azka lalu Azka segera membopong tubuh Kayla dan membawanya ke kamarnya setelah itu menidurkan nya dan menyelimuti nya.
"Cantik!" ujar Azka lalu pergi meninggalkan kamar Kayla.
"Yaudah Tan saya pamit dulu," ujar Azka.
"Oh iya nak terimakasih ya hati-hati dijalan ya," seru bunda Kayla.
"Baik Tan," lalu Azka pergi dan keluar dari rumah Kayla setelah itu dia mencari taksi untuk pulang.