55

1575 Kata

#Rose Selama tiga hari di tempat gelap, pengap dan berdebu. Selama itu lah Rose mencoba melarikan dirinya, namun selalu saja gagal karena penjagaan yang amat sangat ketat. Rose mendelik tajam kepada seorang pria yang tengah berdiri gagah di depannya yang sedang menyeringai merendahkan. Rose semakin muak ketika melihat wajahnya secara langsung. “Hey cantik, kenapa kau menatap ku seperti itu?” “Menjijikan!” “Wow, mulut semanis dirimu jangan pernah mengumpat sembarangan cantik.” Cuih! Rose meludah tepat di depan pria itu, terlihat sangat tidak sopan memang, tapi yang memulai duluan adalah dia, dia mencoba untuk mencium bibir Riose. “Nona, jangan mencoba untuk jual mahal.” “Sekarang cepat katakana di mana Nona saya, Naja?! Jangan berbelit jika kau ingin menghabisi saya silahkan, tapi l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN