Ada banyak tanya yang berjejal di kepala Ranum. Terkait dua mobil mewah yang terparkir di depan halaman kontrakannya. Tak ingin sibuk menerka-nerka, Ranum coba telan paksa rasa penasarannya. Segera berderap menuju kontrakan, sembari menggandeng putri sulungnya. "Assalamualaikum ... Bu Rini? Kami pulang." Sembari mengetuk pintu. Ranum mencoba memanggil wanita paruh baya yang berada di kontrakannya untuk menjaga Safa. Karena tak juga mendapat respon. Ranum kembali mengetuk pintu. "Assalamualaikum ... Bu? Ini Ra—" Pintu lebih dulu terbuka sebelum Ranum menyelesaikan ucapannya. Menampakan sosok Rini yang menyambut kepulangannya dengan senyum sumringah. "Akhirnya kamu pulang, Num. Ibu deg-degan loh sama tamu-tamu itu. Kayaknya bukan orang sembarang ya?" pertanyaan Rini kian membuat Ranum di

