Cinta Tak Bermata 75

1135 Kata

Hari itu, sama seperti hari kemarin, hingga siang tiba, tak ada satu pun pembeli yang datang. Namun, kesepian itu tak terasa bagi ketiga orang yang ada di sana karena ketiga orang itu sibuk memasarkan rumah dan mobil milik Lusi. "Nanti kita beli motor 2. Kita buat aplikasi buat delivery makanan," ucap Lusi. Soni mengerutkan kening. "Apa menurut kamu itu efektif? Kalau emang kafe ini mau dibangun jadi 3 lantai, dan kalau emang usaha kita ini lancar, banyak yang ke sini, emang nggak keteteran kalau harus delivery juga?" Lusi menggeleng. "Nggak, lah. Aku kan udah bilang, kalau nanti udah jadi kafenya, sesuai dengan keinginan kita. Aku mau nyari tenaga kerja, buat bantuin kita. Kita bisa buka lowongan buat mahasiswa, yang mau nyambi kerja, bisa per jam atau per shift. Pokoknya aku maunya k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN