Lusi menemani Sonya pulang ke rumah, ke kediaman megah Ruslan dan Widuri yang sudah seperti istana bagi gadis itu. "Demi aku yang nggak punya apa-apa, nggak punya siapa-siapa, Soni rela tinggalin kehidupannya yang serba ada ini. Kurang beruntung gimana lagi aku? Padahal, dulu aku suka sama dia karena dia ganteng aja. Aku nggak nyangka hubungan kami bisa sampai sejauh ini," ucap Lusi dalam hati. Sonya meminta para keponakannya untuk turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah. Diserahkannya anak-anak itu ke pengasuh yang memang sudah bersiap menyambut kedatangan mereka. "Aku harus balik ke rumah sakit lagi, tapi nanti Kak Sigit sama Kak Singgih pulang, kok. Mereka juga harus kerja, kami tunggu Mama gantian," ucap Sonya yang mencoba menjelaskan kepada pengasuh keponakannya dan asisten rumah

