Cinta Tak Bermata 81

1407 Kata

Pagi-pagi sekali, Soni sudah mandi dan sudah berpakaian rapi. Pria itu berniat pergi ke rumah orang tuanya, ingin makan pagi di sana. Tentu saja bukan tanpa alasan, ia ingin menemui kakak perempuannya dan meminta tolong secara langsung. "Kalau nggak aku temuin, gimana bisa aku ngerayunya? Tuh manusia, susah bener kalau dirayu," celetuk Soni sebelum akhirnya keluar dari kamarnya. Karena ia tak bisa menjemput sang kekasih, ia mengirim pesan ke Lusi, menyatakan kalau ia tak bisa menjemput karena ada urusan mendesak dan sangat penting. Lusi mengerutkan kening ketika membaca pesan dari kekasihnya itu, tetapi tak membalas dan memilih menanyakan langsung nanti kalau sudah bertemu. Baginya, tak masalah tidak dijemput karena ia bisa menggunakan jasa ojek atau berjalan kaki untuk bisa ke kafe. P

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN