Soni terus menolak ide sang kekasih yang ingin menjual rumah dan mobil demi merenovasi kafe. Menurut pria itu, rumah dan mobil milik kekasihnya terlalu berharga hanya untuk ide yang bertujuan untuk membuat kafe menjadi lebih bagus lagi. "Kamu minta jual salah satu aja, entah itu rumah atau mobil, aku rasa itu udah berlebihan banget. Apalagi sampai jual keduanya, please deh, Lus, kita pikirin itu mateng-mateng. Baru 2 hari kafe sepi nggak ada yang beli, kamu jangan beranggapan kafe akan selamanya sepi. Kan tahu sendiri, kalo rame, kafe kita sampe nggak cukup buat nampung pelanggan." Kali ini Soni berbicara lirih, mencoba meyakinkan sang kekasih agar berpikir berulang kali tentang idenya yang ingin menjual mobil dan rumah. Pria itu terlalu berhati-hati, takut kalau kafe yang sudah diperj

