Masalalu dan Rahasia Marchell

1328 Kata
Hai guys masih nungguin ya eps selanjunya? Thankyou yang masih setia nungguin lanjutannya. Setelah keluar dari club itu,ia memasuki mobilnya dan mengendarai mobilnya menuju suatu tempat.Dimana tempat yang sangat ia rindukan bersama wanita yang ia sangat sayangi dan cintai,memakan waktu 2jam dari club menuju mansionnya yang ada ditengah hutan jauh dari perkotaan,meskipun hari sudah petang dan sangat gelap ia tetap akan menuju tujuannya itu. *** Sesampai disana ia disambut oleh beberapa bodyguardnya yang menjaga mansion megahnya itu dan juga maid yang bekerja dimansion itu. "Selamat datang tuan."sambut Emma,maid yang bertugas menjaga wanita marchell saat ini. "Bagaimana keadaan stella?"tanya marchell pada Emma. "Keadaan nona stella tetap seperti biasa tuan,tidak ada perubahan sama sekali sampai saat ini."jawab Emma dengan wajah sedihnya. Stella Anggiansa,calon istri marchell,mereka akan menikah dan saat itu stella sedang mengandung anak marchell,namun pernikahan mereka tertunda akibat kecelakaan yang menimpa stella 5 tahun yang lalu dan membuat stella koma sampai saat ini meskipun anak mereka telah lahir walau stella melahirkan tanpa sadar/koma Kecelakaan yang menimpa stella membuat seluruh warga London gempar adanya berita Calon istri Ketua Mafia kejam dan Ceo terkaya di london kecelakaan,seluruh media mengetahui itu,tetapi seluruh isi warga London mengetahui kalau stella dan bayinya meninggal karna kecelakaan itu dan tidak mengetahui kalau stella masih hidup sampai saat ini dan telah melahirkan anaknya dengan sehat walaupun stella koma. Marchell menutupi semua tentang stella yang masih hidup dan memberitahukan bahwa stella telah meninggal karna kecelakaan itu.berbohong? Iya marchell berbohong pada semua orang termasuk keluarganya,kecuali bodyguard dan maid yang ada dimansionnya itu.Ia sengaja melakukan itu karna tak mau stella dan anak mereka kembali dalam situasi yang sangat berbahaya karna perlakuan musuhnya. Setelah mendengar jawaban emma,marchell langsung menaiki anak tangga menuju kamar stella yang ada dilantai dua. Ceklek! Marchell membuka pintu kamar dimana tempat stella dirawat dan berbagai macam alat ditubuhnya,namun alat itulah nyawanya dan membuatnya masih bisa bernafas sampai saat ini. "Hai sayang,aku datang."ucap marchell sesampai dikamar stella. "Hmm...sampai kapan kau akan tidur seperti ini sayang? Aku sangat merindukanmu."gumam marchell. "Apa kau tidak merindukan aku dan anak kita?"tanyanya pada stella yang masih setia memejamkan matanya. Ceklek! Suara pintu terbuka,marchell langsung melihat ke arah pintu dan disana sudah berdiri anak perempuan yang sangat cantik,ya itu anak marchell dan stella.Bianca Anggiansa Anderson,anak yang sangat cantik dan imut yang saat ini sudah berumur 5 tahun. "Papaaa..."teriak bianca sambil berlari menuju marchell. "Hei anak papa yang sangat cantik."sambut marchell dan langsung mengecup kedua pipi gembul anaknya. "Papa kapan datang? Aku sangat merindukan papa."tanya bianca yang kini sudah berada dipangkuan marchell. "Papa baru saja datang sayang,papa juga sangat sangat dan sangat rindu dengan anak papa yang cantik ini."jawab marchell sambil memeluk bianca. "Papa kenapa lama sekali pulang? Apa papa masih sibuk ya dengan pekerjaan papa?"tanya bianca kembali dengan wajah sedihnya. "Maafkan papa sayang,papa sangat sibuk belakangan ini dan jadi papa tidak bisa pulang cepat,tapi papa sekarang akan menemani bianca dan juga mama disini."jawab marchell dan langsung membuat wajah bianca kembali ceria dan senyuman yang sangat manis menggemaskan. "Yey..."teriak bianca sambil mengeratkan pelukannya pada marchell. "Pa, mama kapan bangunnya? Kenapa mama lama sekali bangun? Apa mama tidak capek tidur terus?"tanya bianca lalu turun dari pangkuan marchell dan mendekati stella,mamanya. "Papa juga belum tau sayang,tapi mama ini masih bisa mendengarkan semua ucapan kita walaupun mama tidur,bianca jangan lupa untuk tetap mendoakan mama ya agar cepat bangun dan semoga tuhan cepat menyembuhkan mama,agar kita bisa bersama lagi."jawab marchell dengan nada yang sangat rapuh dan sesekali membelai wajah cantik stella,tanpa disadari air mata marchell menitik membasahi pipinya. Keadaan stella sangat membuatnya hancur,namun ia tak bisa begitu saja menyerah dengan semua yang ia hadapi sekarang karna ia harus tetap kuat demi anaknya bianca dan juga stella meski ia juga belum tahu sampai kapan stella terus seperti itu,setia memejamkan matanya dengan wajah tenang. Iya marchell memang sudah menutupi rahasia besar ini dan sampai sekarang masih ia tetap tutupi hingga hanya dirinya dan bodyguard juga maid disana saja yang mengetahui kalau stella masih hidup bahkan ia sudah melahirkan anaknya dengan sehat dan selamat hingga sekarang berumur 5 tahun Awalnya marchell sudah putus asa mendengar perkataan dokter yang merawat stella mengatakan,sangat kecil kemungkinan harapan hidup bianca,anak mereka tapi tuhan berkhendak lain dan masih memberikan anugerah mereka hidup sampai saat ini. Begitu besarnya rahasia yang marchell tutupi ini dan bahkan jika diluar ia sangat terlihat santai tanpa beban apapun dan terlihat biasa saja tanpa masalah atau rahasia yang ia tutupi rapat sampai saat ini dan orang berfikir bahwa marchell sangat sulit didekati wanita karna memang ia masih menyayangi mantan calon istrinya yang sudah lama meninggal itu tanpa mengetahui jika stella masih hidup. Sungguh pasti orang tidak akan percaya jika mengetahui stella masih hidup sampai sekarang karna orang mengetahui kecelakaan yang menimpa stella begitu tragis karna mayatnya katanya habis ikut terbakar karna ledakan dari mobil ia kendarai. *** Hari sudah sangat malam dan kini sudah menunjukan pukul 01:00 dini,marchell sudah menemani bianca tidur hingga anaknya tertidur lelap baru ia akan keluar dari kamar bianca. Saat ini marchell sedang berada dibalkon kamarnya,memandangi halaman mansionnya dan hanya diterangi beberapa lampu yang tak begitu terang,pikirannya sungguh kalut dengan semua masalah yang ia hadapi dari dulu hingga sekarang namun kenapa badan dan hatinya begitu tegar dengan semua cobaan yang ia hadapi ini. "Permisi tuan,maaf menganggu waktu anda."ucap salah satu bodyguard marchell yang sangat ia percayai,sama sepertinya kelvin namun kelvin diposisikan asisten pribadinya. "Ya drick,ada apa."jawab marchell dengan masih pandangannya ke depan. "Anda yakin masih mau mempertahankan nona stella dengan alat-alat itu tuan? Bukan saya bermaksud apa tapi apa anda tidak kasihan jika nona stella tetap dipaksakan bertahan dengan alat itu."tanya drick hati-hati pada marchell. "Aku akan tetap mempertahankannya drick,sampai kapanpun akan tetap aku pertahankan stella karna aku tak sanggup harus kehilangan wanita yang sangat aku cintai dan sayangi,dan bagaiman dengan bianca jika aku melepaskan stella? Aku tak sanggup drick."jawab marchell dengan nada sedih namun raut wajahnya tetap datar yang tak bisa artikan. "Aku tak mau kehilangan ibu dari anakku,bianca.Aku akan tetap mempertahankan stella dan berjuang sampai ia kembali pulih dan sadar,bukannya aku egois tapi tuhan masih memberikan stella kesempatan hidup meski ia tak sadar dan itu artinya stella masih punya harapan untuk hidup."lanjut marchell kembali. Drick yang mendengar itu hanya bisa terdiam dan tak bisa berkata-kata lagi,ia sangat tahu kalau tuannya ini sangat rapuh tapi ia masih bisa tetap tegar dihadapan orang.Benar yang dikatakan marchell kalau tuhan masih memberikan stella kesempatan untuk hidup dan itu artinya ia masih punya harapan untuk sadar lagi,tapi mau sampai kapan lagi stella tetap seperti itu? Seluruh tubuhnya dipenuhi alat-alat yang mempertahankan nyawa stella sampai saat ini. Terkadang Dokter yang merawat stella,ia juga tak sanggup melihat stella yang terus berbaring dan tubuhnya dipenuhi alat-alat itu.Kenapa tuan marchell tak mengingikhlaskannya saja? Kenapa harus tetap diseperti inikan? *** "Kalau begitu aku ingin istirahat drick dan kau keluar jaga keamanan dengan baik."ucap marchell sambil menepuk pundak drick lalu berjalan ke aras ranjangnya. Drick yang mendengar itu langsung menuruti ucapan marchell."baik tuan,istirahatlah dan saya pamit perkimi."ucap drick lalu keluar dari kamar marchell. Marchell langsung menutupi badannya dengan selimut tebalnya setelah melihat drick keluar dari kamarnya dan memejamkan matanya hingga terlelap. ____ Hari sudah pagi dan diluar sepertinya sedang hujan salju sehingga dingin sangat terasa. "Papa?"pangill bianca pada marchell yang sedang saat ini sarapan bersama bianca dimeja makan. "Iya sayang? Ada apa?."tanya marchell pada bianca. "Aku kapan bisa bersekolah pa? Seperti yang aku lihat diponselku,banyak anak yang seumuran sepertiku sudah sekolah disekolahan yang sangat bagu,aku kapan pah bisa sekolah diluar tanpa guru privati seperti ini! Aku ingin mempunyai teman jupa pa." Marchell yang mendengar pertanyaan bianca membuatnya bersedih mendegar keluhan bianca yang ini bersekolah diluar. "Bianca,kamu sabar dulu ya sayang,Papa janji akan menyekolahkanmu diluar seperti teman-teman mu.Tapi saat ini papa belum bisa menyekolahkan bianca disekolahan karna diluar masih banyak penjahat sayang." Bianca yang mendengar itu langsung tersenyum ceria meskin ia tak tahu kapan marchell mengizinkannya sekolah diluar. Helllo guys,masih setia dengan lanjutan eps selajutnya... Hei-hei aku tidak menyangka kalau marchell sudah memiliki anak dan juga tunangan yang akan menjadi istrinya. Thankyou,don't forget to support my storyyy and byeeeee
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN