Masa lalu?

1323 Kata
Hai guys masih nunggu eps selanjutnya ya? Thankyou yang masih setia nungguin eps selanjutnya and happy reading babe:) 's**t! Yang dikatakan lelaki ini benar,kenapa tubuhku menerima sentuhannya ini' umpat batin miranda. "Ahh..."desah miranda. Marchell masih melumat bibir miranda,tak hanya ciuman saja yang marchell berikan namun tangannya sudah bermain dibokong miranda meremasnya pelan hingga membuat miranda mendesah pelan dan itu membuat marchell sangat suka mendengar suara seksi miranda. 'Sialan! Ah rasanya aku ingin memakanmu disini sekarang juga.'batin marchell yang masih kuat menahan diri untuk tidak menerkam miranda disana. Saling bertukar saliva,5 menit saling berpagutan membuat miranda mendorong keras d**a bidang marchell dan berhasil membuat ciuman mereka berpisah. Dada miranda naik turun karna kehabisan nafas sambil mengatur nafasnya kembali normal,detak jantungnya berpacu lebih cepat seperti akan terlepas dari tubuhnya.Apa ini? Kenapa seperti ini? Rasanya dia ingin lari dari sana karna tak kuat dengan keadaan itu,dan masih merasakan tegang pada tubuhnya.Sedangkan marchell hanya biasa saja sambil mengusap bibirnya yang basah karna ciumannya dengan miranda. "Kau sunggu memang mafia kejam,bukan hanya pistol sialanmu itu saja yang bisa membuat orang mati! Tapi ini ciumanmu hampir membuatku mati,kau bahkan tidak memberikan aku celah untuk bernafas!."kesal miranda mengoceh dengan marchell. "Kenapa? Apa ini ciuman pertamamu?"tanya marchell mengejek miranda. Miranda hanya terdiam,sambil memalingkan wajahnya dan kini pipinya sudah memerah pastinya karna pertanyaan marchel.Bagaimana tidak yang dikatakan Marchell benar ini ciuman pertamanya.Oh betapa malunya ia,oh tuhan tolong selamatkan aku dari keadaan ini. 'Oh god! Tolong aku,sungguh aku sangat penasaran kenapa detak jantungku berdetak sangat cepat dan jangan sampai aku mati jantungan disini.'batin miranda. "Ti-tidak ini bukan ciuman pertamaku,jangan terlalu percaya diri tuan! Karna kau berfikir kalo kau yang mendapatkan ciuman pertamaku!."bohong miranda tegas tak mau terlihat malu didepan marchell. "Cih! Siapa juga juga berfikir seperti itu? Kau saja yang terlalu percaya diri kalau aku berfikir seperti itu."jawab marchell tegas. Tunggu-tunggu kenapa bisa marchell jadi suka mengobrol dengan wanita? Pasalnya selama ini marchell jarang ingin berbicara dengan orang apalagi dengan wanita,kecuali dengan orang terdekatnya saja.Apa ini kenapa sisi berbeda dari sifat marchell ada yang muncul? Karna memang marchell itu ketua mafia yang sangat kejam bahkan untuk berbicara dengan wanita saja ia tak suka terang-terangan menatap lawan bicaranya itu dengan tatapan tak suka Sedangkan bersama miranda? Dia bisa berbicara banyak bahkan menanyakan hal-hal yang tidak penting pada wanita itu. Tidak-tidak ini mungkin hanya karna efek minumannya itu saja,makanya ia sedikit berbeda seperti ini. Sedangkan diseberang sana Bella,Evans dan Cris melihat interaksi marchell dan miranda membuat mereka ternganga tak percaya,marchell yang dikenal mafia kejam dan lelaki miskin suara dan ekspresi itu bisa berubah bersama miranda? Oh tuhan ini benar-benar keajaiban yang sangat indah.Pikiran mereka masing-masing. "Apa benar itu marchell?"tanya evans pada bella dan cris yang masih asik mereka perhatikan setiap gerak gerik marchell. "Entahlah,kenapa bisa bersama miranda ia selancar itu untuk berbicara dengan miranda?"terka bella juga sambil memperhatian miranda dan marchell. 'Jika benar kak marchell kembali jatuh cinta? Sungguh aku sangat bahagia dengannya dan aku akan mendukungnya dengan miranda! Tapi aku harus tetap pura-pura bodoh sajalah dan ikuti alur cerita ini hehe'batin bella bahagia karna kakaknya bisa jatuh cinta lagi setelah lama ia sendiri karena masalalunya yang ia sembunyikan dari semua orang kecuali keluarganya saja. "Inikah yang dinamakan keajaiban cinta?"tanya cris sendiri namun tetap didengar oleh bella dan evans. Seketika evans dan bella menoleh ke arah cris dengan tatapan susah diartikan. "Kenapa kalian menatapku seperti itu hah?"tanya cris yang menyadari jika dirinya ditatap oleh bella dan evans. "Apa maksudmu keajaiban cinta tadi?"tanya evans dengan muka penasaran. "Apa maksudku?"bukannya menjawab cris malah balik bertanya. "Iya kenapa kau berkata keajaiban cinta? Apa maksudmu?"tanya bella langsung. "Iya maksudku mungkin mereka sudah mendapatkan benih cinta didalam diri mereka masing-masing maksudku,tapi kenapa kalian berbubah menjadi bodoh seperti ini? Apa kalian tidak pernah berpacaran hah?"jawab cris namun ia bertanya kembali pada bella dan cris. 'Dasar cris sialan! Aku bahkan sudah bosan dengan cinta dan tidak bodoh dengan kata cinta! Hanya saja aku pura-pura bodoh!"umpat bella dalam hati mendengar ucapan cris yang mengatakannya bodoh padahal ia hanya pura-pura saja,tapi ya sudahlah. "Iya bukan seperti itu tapi kau tau sendiri kalau marchell itu sangat tidak suka dekat dengan wanita apalagi itu miranda kan wanita asing,bagaimana ia seperti nyaman dengan wanita itu."ujar evans. Cris berdecak kesal,inilah betapa bodohnya sahabatnya ini."ck! Sudah kukatakan ini mungkin keajaiban cinta dari tuhan untuk mereka,kalian kenapa bodoh sekali dengal hal cinta hah?" Evans dan bella mengeryitkan dahinya,mereka masih berpikir,mencerna ucapan cris. Seorang marchell,mafia kejam nan miskin suara dan ekspresi bisa jatuh cinta? Oh tidak-tidak itu sangat mustahil! Bagaimana bisa? Selama ini ia tidak pernah dekat dengan wanita sedangkan Miranda itu orang asing bahkan ia baru bertemu dua kali,apalagi untuk jatuh cinta karna masalalunya yang membuatnya lupa akan cinta dan hanya satu cinta yang bisa ia berikan pada wanita masalalunya namun entah,sekarang itu masih ada atau tidak. "Kau masih tetap menolak tawaranku hm?"tanya marchell kembali setelah ciuman itu terlepas. "Tentu saja,lagipula aku bukan wanita yang haus dengan bercinta apalagi dengan laki yang tidak ku kenal sama sekali!."tolak miranda tegas. "Hmm baiklah,semoga kau tidak menyesal karna sudah menolak tawaranku."jawab marchell acuh lalu pergi begitu saja meninggalkan miranda sendiri. 'Sialan!Kau pikir aku w************n yang mudah menerima tawaranmu yang menjijikan itu!'batin miranda kesal. "Dasar pria b******k!"umpat miranda sendiri setelah marchell pergi. Setelah marchell pergi,miranda kembali ke meja dimana tempat bella menunggunya dan disana masih ada cris dan evans. "Sungguh bella,cukup sudah dengan tantangan konyolmu ini! Aku benar-benar sangat kesal dengan pria sialan itu!"protes miranda yang baru saja duduk ikut bergabung dengan bella,evans dan cris. Sontak cris dan evans saling bertatapan mendengar ucapan miranda,apa katanya tantangan? Jadi bella memberinya tantangan apa? Bella berdecak kesal dengan miranda yang selalu saja mengomel. "Ck! Begitu saja kau sudah protes miranda." "Tentu saja bella,kau bahkan membuatku kesal dan bahkan sangat malu sekarang!"jawab miranda masih kesal. "Apa yang membuatmu kesal miranda? Kau bahkan menikmati ciuman mu dengan dia tadi sampai pipimu merona merah,lalu kenapa kau kesal?"tanya bella pura-pura,padahal ia tahu pasti kakaknya itu membuat miranda kesal,ya memang itulah marchell yang suka membuat orang kesal dengan sikapnya yang acuh dan terang-terangan memperlihatkan jika ia tak suka dengan seseorang. "Ahh sudahlah,aku malas mengingatnya lagi sungguh aku sangat kesal dengan pria itu."frustasi miranda mengacak rambutnya,lalu menyesap minuman yang ada digelas slokinya itu. Sedangkan cris dan evans hanya diam tanpa mau ikut bergabung dalam percakapan bella dan miranda,mereka hanya ingin mendengar saja.Tapi sesekali cris dan evans saling melihat karna mendengar obrolan kesal miranda dan bella. Kenapa sih wanita sangat suka membuat lelaki penasaran dan tersiksa? Itulah wanita memang sangat suka melihat lelaki kesal dengan sikapnya yang suka membuat lelaki sesekali repot,tapi kalau tidak ada wanita bagaimana dengan meraka yang menjadi lelaki tidak bisa bercinta dan memuaskannya? Masa iya mereka akan bermain dengan sesama lelaki? Oh tidak-tidak mereka bukan gay! Pasalnya wanita itu memang selalu benar ya walaupun mereka salah,akan tetap mereka benar.Itulah wanita sungguh mereka sangat beruntung. Setelah lama mereka menikmati minuman mereka dan sesekali mengobrol masalah pekerjaan dan tidak lagi membahas tentang marchell karna miranda yang meminta itu,ia malas mebahas lelaki itu dan hanya membuatnya kesal.Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang,bella mengantar miranda pulang karna wanita itu sudah mulai merancau karna minuman alkohol itu,sedangkan cris pulang bersama evans karna mereka memang datang satu mobil juga seperti bella dan miranda. Kini miranda telah berada di apartemennya setelah bella mengantarnya sampai dalam karna ia tidak mau miranda kenapa-napa karna mabuknya itu,setelah mengantar miranda ia lansgung pulang menuju mansionnya. "Ughh... betapa aku sangat kesal dengan lelaki itu,kenapa otaknya terlalu m***m? Ah dasar lelaki menyebalkan."gumam miranda sendiri dikamarnya setelah sedikit membersihkan badanya,walaupun ia sedikit mabuk tetapi ia tetap bisa kuat untuk berjalan dan membersihkan sedikit badanya agar tidak lengket dan bau karna minum alkohol tadi. "Ah sudahlah aku sangat lelah dan sekarang aku ingin istirahat,untung saja besok libur jadi aku bisa istirahat full seharian."lanjutnya lagi dan lalu menarik selimut tebalnya lalu memejamkan matanya and byee menuju mimpinya. Pasti pada penasaran kan masalalu marchell seperi apa? Tetep stay buat eps selanjutnya ya:) Hello guys,thankyou masih setia nungguin aku up eps selanjutnya,don't forget support my story and byeeee.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN