Seorang wanita turun dari mobil hitam dan berkilau, pintu bergeser otomatis membuat pemiliknya mudah untuk turun. Wajah yang tegas, rambut yang digelung rapi, kalung berlian besar menghiasi bagian leher, kulit yang putih mulus dan wajah yang terlihat muda dari usianya, menandakan perawatan kecantikan berbiaya mahal yang setiap bulan ia jalani. Wanita itu masuk dan segera disambut sang pemilik rumah. Dengan anggun, ia bersalaman dengan semua anggota arisan. Senyumnya terlihat dipaksakan ketika ia menjabat tangan seorang wanita seumur dengannya. Siapa lagi kalau bukan Santy, ibu dari pemuda yang menolak perjodohan dengan putrinya. Perjodohan itu hanya diinginkan sebelah pihak. Pihak dari keluarga pria ternyata sudah menjodohkan putranya dengan gadis lain. Ia sedikit kecewa memang, tapi apa

