Fabian akhirnya kembali ke rumah, setelah peristiwa yang menimpa Aurora, dia tidak lagi tinggal di villa untuk menenangkan diri. Ada sesuatu yang lebih penting. Fabian mendengar pintu kamarnya terketuk. "Masuk," ujar Fabian. Dia melihat Aurora memasuki kamarnya. "Pak Fabian." Dia berkata lirih. "Ya, Aurora?" "Rora minta maaf karena kejadian tadi." Aurora menunduk. "Kenapa minta maaf, ini juga bukan salahmu. Kau hanya korban." Aurora mengangkat wajah, berjalan mendekati Fabian dan berdiri di hadapannya. Fabian duduk di atas tempat tidur. "Biar bagaimanapun, Rora telah membuat orang-orang di sekitar Rora terlibat. Pak Fabian, Pak Idris dan juga Daru." Setiap Aurora mengucap nama itu, Fabian tidak menyukainya. "Apa yang terjadi selanjutnya?" Aurora bertanya, dia hanya ingin t

