Bab 36 - Penghilang Pusing

1600 Kata

       Hari sudah mulai larut, Bimo masih berada di sebuah bar. Di depannya sudah tersedia beberapa minuman yang sudah dipesannya. Dia sengaja memesan beberapa botol untuk mencairkan suasana hatinya yang sedang panas. Bukan panas karena mengharapkan belaian wanita, melainkan Kali ini dia duduk sendirian, alunan suara musik yang dimainkan disk jockey dengan piringan hitamnya semakin membuat suasana malam menjadi semakin ramai dikunjungi oleh para pelanggan. Paha mulus, badan montok, dan wajah yang cantik berkeliaran di klub semakin membuat malam tambah menggoda. Akan tetapi, tidak untuk Bimo, meskipun suara riuh di kanan kirinya, dia tetap merasa sepi apalagi dia datang sendirian. Beberapa wanita terlihat menghampiri dan mulai menggodanya, tetapi Bimo sedang tidak ingin bermain-main denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN