Kepala Melodi serasa dihantam palu yang besar setelah mendengar penuturan Eunjin. Melodi bahkan sampai tidak bisa menahan gemetaran di tangannya. Dia ingin tidak percaya pada apa yang dikatakan Eunjin. Hanya saja, tangis yang menyayat hati yang dikeluarkan Eunjin membuat Melodi tidak bisa menganggap itu sebagai omong kosong dari Eunjin. “Sekarang lebih baik kamu pulang dulu, di luar dingin, biar Eonni yang mengatasi ini semua.” “Bagaimana jika Appa marah karena aku memberitahu Eonni?” “Tidak akan, jika kamu dimarahi, beritahu Eonni agar Eonni bisa membelamu.” “Maafin aku karena udah kasih tahu ini semua.” “Enggak ada yang perlu kamu minta maafkan. Sudah sekarang lebih baik kamu pulang. Tapi hapus dulu tapi air matanya.” “Iya Eonni.” Sambungan telepon akhirnya di

