Rasa dingin di bagian telapak kakinya membuat Melodi sadar jika selimut yang dia gunakan sudah tersingkap. Sudah bangun seperti ini, Melodi dengan malas mengambil ponselnya yang ada di nakas. Helaan napas langsung terdengar begitu Melodi sadar jika ini bahkan belum jam 6 pagi. Tidurnya tadi malam sudah lebih dari cukup dan sekarang Melodi harus memulai aktivitasnya. Mandi pagi adalah hal yang Melodi lakukan pertama kali dan setelah itu, di tengah kegiatan mencari baju yang nyaman untuk dia gunakan seharian di rumah, Melodi tiba-tiba teringat apa yang dia ucapakan pada Arwin tadi malam. “Dia pasti belum bangun.” Melodi memberanikan dirinya keluar kamar. Lorong yang sepi dan suasana yang sepi. Melodi memandangi pintu kamar Arwin dari jauh. Melodi harap Arwin saat ini masih tidur

