Tanpa menoleh pun, Quintessa tahu kalau itu suara Catherine. Dia langsung diam di tempat. Tak tahu apa yang harus dilakukan. "Kemarilah, penyusup kecil," panggil Catherine seraya berjalan mendekat. Quintessa mulai panik dan langsung berlari ke halaman depan. Catherine mengejar. Penyihir itu berseru, "Tangkap dia!" Pasukan berkepala gagak langsung berlari mendekat. Mengejar Quintessa yang berlari kencang. "Kenapa sangat mirip dengan Shareness?" batin Catherine ketika menaiki awan hitam. Mirip yang sering digunakan oleh Neirra. Quintessa menoleh ke belakang. Terlihat olehnya satu kompi pasukan yang mengejar. Dia jadi ragu kalau dapat keluar dari sini hidup-hidup. "Oh, ayolah! Apa tidak ada mantra atau sesuatu yang bisa aku gunakan?" gerutunya agak kencang. Gadis itu mencoba menggerakk

