Raja Elf

1070 Kata

Istana elf sudah nampak di depan mata. Villana menarik napas panjang sambil memandang pada puncaknya. Tempat di mana sang raja berada. Menundukkan kepala sembari berharap di dalam hati, "Semoga beliau tahu tempat di mana putri disekap." Menenggelamkan tangan di dalam saku. Ketika dikeluarkan, dia menggenggam sebuah lencana prajurit. Membuat penjaga gerbang mengizinkannya masuk. "Terima kasih," ujar Villana sembari menarik lencana miliknya. Elf cantik itu langsung menuju ruang panglima. Mengetuk pintunya dengan sopan dan menunggu dengan sabar. "Masuk," seru panglima itu. Setelah diperbolehkan, barulah Villana memasuki ruangan. Mendapati panglima elf yang tengah sibuk dan berkutat dengan dokumen. Mengingatkan dirinya akan pertemuan pertama Revith. Panglima menaikkan pandangan. Menemuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN