Rembulan mulai menampakkan sinar terangnya. Berbekal ilmu sihir yang pas-pasan, Villana nekat kembali ke istana. Membuat semua orang tertidur agar tidak ada yang menyadari bahwa pangeran dan istrinya kembali berdua. "Waktu Anda hanya 30 menit. Berlari saja, tidak apa-apa. Semoga beruntung," pesan Villana setelah membuka pintu gerbang. Gadis itu tidak ikut kembali karena dia harus mengurus tentang keberadaan Shareness pada raja elf. Quintessa berpesan, "Hati-hati di jalan." "Tentu Nona," balas Villana sembari mengembangkan senyum. Gallen yang menyadari keterbatasan waktu pengaruh sihir Villana pun langsung menarik tangan Quintessa. Mengajaknya lari tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Beruntung Quintessa dapat mengimbangi dengan baik. Sepanjang perjalanan, penjaga tengah tertidur pula

