Perkara Apel

1045 Kata

Jantung Quintessa memompa darah dua kali lebih cepat ketika mendengar ada derap langkah mendekat. Dia sontak mengambil langkah seribu. Menyembunyikan diri di balik sebuah batu besar. Dilihatnya Villana yang berjalan santai ke arah mata air. Elf itu akan mandi. Bisa dilihat dari handuk yang dilingkarkan di leher. "Aku batal mandi, hm," batin Quintessa sembari memandang punggung Villana hingga tak terlihat lagi oleh pandangan. Gadis berambut pirang kemudian menundukkan pandangan untuk melihat pada dirinya sendiri. Dia masih tembus pandang. Seperti transparan, tapi orang lain tak ada yang bisa melihatnya. Quintessa kemudian melangkah gontai menuju luar gua. Namun ketika itu pula, seseorang memanggilnya. "Tidak jadi mandi?" Menaikkan pandangan ke atas. Melihat pada Gallen yang membawa s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN