Bagian luar pulau ini diselimuti oleh kabut tebal. Membuat Villana yakin kalau pulau ini bukanlah sembarang pulau. Elf itu kemudian melangkahkan kaki mengelilingi kastil menyeramkan tersebut. Hingga dia terpaku di suatu tempat. Villana diam membeku. Sebab dia merasakan adanya energi negatif yang sangat besar berasal dari dalam kastil. "Siapa atau apa?" tanya elf tersebut. Secara tiba-tiba, kastil kembali membesar. Quintessa terlonjak kaget dan bermaksud memeluk Villana lagi. Namun sebelum hal itu terjadi, Gallen terlebih dahulu menahannya. Lelaki itu berbisik, "Jangan ganggu Villana." Ucapan Gallen bukan tanpa dasar. Villana tengah sibuk sendiri. Telapak tangannya terbuka. Seperti sedang membuka jalan menuju sebuah ruangan. Perlahan tapi pasti, ketiganya sampai di sebuah ruangan. Vi

