Strawberry Lovecake

1101 Kata

"I-ini cuma untuk em, anu ... memecah telur," bohongnya kemudian. Quintessa menaikkan sebelah alis. Gallen lalu meletakkan sendok itu di mangkuk. Beralih menunjukkan sebuah cangkang yang tadi tidak terjatuh ke dalam mangkuk. "Hati-hati, cangkangnya bisa masuk ke dalam mangkuk," pesan gadis berambut pirang. Gallen tersenyum lebar. "Tentu saja," balasnya seraya menempelkan telunjuk ke ibu jari membentuk huruf o. Quintessa lalu melanjutkan pekerjaan yang tertunda. Ada pun Gallen menarik napas lega. Ditatapnya cangkang telur yang tadi tercebur ke dalam mangkuk. "Gara-gara kamu," omelnya. Pangeran itu mencoba lagi. Kali ini, cangkangnya nyaris terjatuh. Untung dia menangkap tepat waktu sebelum kembali membaur bersama isi telur. Setelah selesai, Gallen diminta membantu menakar. Mereka mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN