Jika masih bisa, Amora ingin menjadi apa yang diinginkan Xander. Menjadi ibu dari anak-anaknya yang terlahir dari rahimnya. Menjadi masa lalu yang paling diinginkan Xander. Menjadi bagian dari kepingin kenangan Xander. Kepingin kenangan yang sangat indah. Namun sayang karena posisi itu bukan untuknya. Karena skenario Tuhan bukan padanya. Tapi pada orang lain. Iri? Sudah pasti. Amora masih istri sahnya. Lalu kenapa bukan Amora yang memiliki Xander. Kenapa bukan Amora yang menjadi kepingin kenangan itu. Kenapa? Berkali-kali bahkan puluhan kalimat itu muncul dikepala cantiknya. Dan jawabannya adalah nihil. Amora hanya berpura-pura. Tersenyum dan selalu melakukan aktivitas apapun selama satu bulan ini. Dan pulang mengurung diri di kamar. Menangis sendiri dan kembal

