Lima kursi sudah disusun di tengah-tengah lingkaran para peserta berdiri. Perlombaan kali ini benar-benar sangat menantang untuk Axel dan juga Bagas. Selain tidak bisa berjoget, keduanya harus menahan malu karena ditonton oleh banyak orang, dan juga para wanita. "Baiklah, karena semua peserta sudah siap semua. Musik akan dinyalakan, dalam hitungan ketiga, peserta berjoget mengelilingi kursi ini," ujar wasit, mulai menghitung. "Satu... Dua... Tiga... Musik," teriak wasit. Pak Pradipta dan ayah Viona berjoget dengan asyiknya, keduanya kadang saling berhadapan berjoget. Berbeda dengan Axel dan juga Bagas, yang tampak kaku sekali menggerakkan badan mereka. Sorakan demi sorakan, kini beradu dengan suara musik yang mengalun nyaring. Dari perlombaan dimulai, Viona, Fita dan mama Axel, tidak he

