Misi yang Harus Segera Diselesaikan

1234 Kata

Malam menyelimuti kota dengan kelam yang syahdu, gemintang bertabur di langit seolah menjadi saksi bisu kisah yang terukir di bawahnya. Samuel melangkah masuk ke dalam rumah dengan langkah tegap, kelelahan tergurat di wajahnya, tetapi seketika sirna begitu sepasang lengan lembut melingkar di pinggangnya. “Kau sudah pulang, Sam.” Suara Julia mengalun seperti melodi manis yang menenangkan. Samuel menatapnya, senyum kecil terukir di bibirnya sebelum ia mengecup kening istrinya dengan lembut. Bibirnya kemudian menelusuri jalan turun, menyentuh bibir Julia dengan penuh kasih, seolah ingin meyakinkan bahwa dirinya selalu ada untuknya. Tangannya bergerak turun, mengusap perut yang mulai membuncit dengan gerakan penuh kelembutan, seakan menyapa kehidupan yang tengah tumbuh di dalamnya. “B

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN