Akhirnya Keluarga Gatha Tahu

1415 Kata

Siang itu, Gatha benar-benar kehilangan arah. Kepalanya pening, bukan hanya karena beban pikiran yang menghantui karena Ivy, tetapi juga akibat alkohol yang ia teguk rakus sejak matahari masih tinggi. Botol demi botol habis tanpa ia sadari, hingga akhirnya ia terseret dalam mabuk berat. Langkahnya gontai, tubuhnya oleng ke kiri dan ke kanan saat ia kembali ke rumah orang tuanya. Rambutnya acak-acakan, kemeja putih yang dikenakannya sudah tidak berbentuk lagi. Beberapa kancing terbuka, kainnya keluar dari celana, membuat penampilannya seperti orang yang sudah tidak peduli pada dirinya sendiri. Sampai di depan pintu utama, Gatha mulai mengoceh. “Sialan!” teriaknya dengan suara parau bercampur amarah. “Sekarang aku pasti sudah kehilangan Ivy! Mereka pasti… pasti akan segera bertunangan!”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN