21 Pada hari berikutnya Moza kembali masuk sekolah, menantang dirinya sendiri untuk mencoba terbiasa dengan keramaian akan orang orang disekelilingnya. Dan benar saja, dia merasa baik baik saja dikelilingi oleh orang banyak sekalipun. Itu mungkin karena dirinya berjalan bersama Royyen, rasa takutnya tiba tiba tidak memunculkan diri. Dan karena tadinya mereka berangkat bersama, bu Riska pun sekarang membiarkan Royyen untuk dekat dengannya. Sambil menjawab beberapa sapaan murid lain yang dilontarkan kepada Moza juga Royyen, beberapa dari mereka bahkan bertanya tanya dengan Moza yang hari ini datang bersama Royyen. “Itu karena Rafa menjemputku” jawab Moza sambil tersenyum senang. Membuat murid murid itu tercengang dengan perubahan sifat Moza yang sungguh luar biasa ber

