Ada gila-gilanya

1040 Kata

Wajah Maira memerah menahan malu. Bukannya berhenti, Arman malah benar-benar membawa Maira pergi ke kamarnya. Hal itu tentu saja mengundang sorak tawa dari Ilham dan Anil. "Kalian ini, senang sekali menggoda adik sendiri!" tegur ayah Maira, geleng-geleng kepala melihat kelakuan putra-putrinya. "Tidak masalah Pak. Tapi, apa Arman serius ingin membuat anak sekarang?" tanya papa Arman, tidak habis pikir dengan jalan pikiran putra semata wayangnya itu. "Ma, lihat Arman sekarang! Ada gila-gilanya juga itu anak!" titah sang papa, meminta istrinya. Ilham tak henti-hentinya menertawakan Arman. Sosok yang dulu dia nilai belagu, songo*g, terlalu percaya diri, nyatanya sekarang menjadi saudara ipar yang sangat dekat dengan dirinya. "Jangan terlalu tertawa seperti itu Ham! Kalau kamu kesurupan, k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN