Hamil?

1042 Kata

Maira memutuskan untuk pulang ke rumah mertuanya. Ia merasa kesal dengan respon Dania yang tidak pernah mau mendengarkan kata-katanya. Padahal saat ini mereka sedang berada di desa orang. Harunya tidak melakukan perbuatan yang akan membuat diri sendiri rugi dan menimbulkan masalah. "Sudah, biarkan saja mereka! Kalau mereka tidak mau mendengarkan, mereka akan menanggung resikonya sendiri!" ujar Arman, menenangkan Maira. "Iya kalau cuma mereka berdua yang menanggungnya. Tapi ini tidak. Kita semua, bahkan orang tuamu juga akan menanggung malu jika mereka berdua digerebek warga," sahut Maira kesal. "Terus kamu mau apa? Mau balik ke sana lagi?" tawar Arman. "Ogah! Bukannya menerima masukan orang, yang ada dia akan memarahiku," tolak Maira cepat. Arman terkekeh melihat wajah cemberut Maira

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN