Dosen Pembimbing Dua

2352 Kata

Jen menguap berkali-kali usai shalat magrib d musala kampus, tubuhnya diserang lelah dan kantuk yang luar biasa, ubin musala yang dingin ditambah angin dari jendela lantai dua menderukan nama Jen, memanggil dan terasa menjerat mata Jenaka yang nyalanya hanya tinggal lima watt. Jen berwudhu ulang, belum saatnya dia istirahat, di sebrang gedung sana ada dosen yang akan dengan senang hati menerkamnya kalau dia ketiduran sekarang. Setelah matanya bisa diajak kompromi, ngantuk mulai berangsur hilang tapi kepalanya terasa sakit. Cepat-cepat Jen ingin kembali ke ruang dosen, hari ini rekor terlama dia berada di kampus. Andai menyesal itu ada gunanya, Jen ingin mengulang waktu-waktu efektif dan produktifnya dulu yang dia gunakan untuk bepergian ke luar negeri dan menikmati kebebasannya sampai b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN