Membaca Pikiranmu

1267 Kata

“Alhamdulillah. Kita teduh di sini aja dulu deh, lagian jadwal bimbingan aku masih lama, kelas kamu juga siang kan?” kata seorang gadis yang rambutnya ikal sebahu, dia sedang bicara pada temannya yang hitam manis. Suara kedua gadis itu sepertinya tidak asing untuk Jen. “Iya, Alhamdulillah ya, Kak. Aku sih nggak apa-apa, Kelas pendidikan terapan aku masih jam sebelas kok. Ka Yona loh gimana coba ketemu Pak Rangga dalam keadaan kuyup,” jawab di gadis hitam manis, sepertinya dia satu tingkat di bawah di rambut ikal. Kuping Jen langsung awas, untung ada rambut hitam panjang yang menutupi kedua kupingnya, jika tidak dua orang tadi pasti bisa melihat kuping Jen bergerak-gerak memanjang demi mendengar obrolan mereka, karena menyebut-nyebut nama Rangga, meski sebenarnya agak geli, tapi bagi Jen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN