Bang Mahmud

1785 Kata

Sekitar lima menit berlalu, Rangga menatap Jen yang masih ragu. “Kamu mikirin apa? Saya nggak akan macam-macam, nggak ada CCTV di mobil saya, kalau kamu takut saya rekam. Kamu tinggal tutup tirai mobil dari dalam setelah saya turun. Memangnya kamu mau dilihatin orang karena basah kuyup begitu? Biar terlihat sok imut seperti bocah yang hujan-hujanan?” Jen memicing menatap dosennya. “Bisa santai aja nggak ngeliatnya? Aura negatif kamu takut kebawa sama saya nih!” Jen masih menatap Rangga antara percaya tak percaya dengan fase yang sedang dia alami saat ini. Barangkali Rangga ini memang orang baik, tapi mengungkapkan kebaikan dengan cara tidak baik sehingga bagi Jen tetap saja jatohnya ya Rangga itu tidak baik. Namun embel-embel dosen pada namanya, ya dosen kan sama aja dengan guru, ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN