Sejak melalui hari-hari sulit memimbing seorang mahasiswa bernama Jenaka Vawa, Rangga justru merasakan gelombang baru dalam hidupnya, tekanan darahnnya sering turun drastis menghadapi banyak macam tingkah mahasiswa satu ini yang sangat menguji kesabaran. Ya, Hari-hari berat bukan saja milik Jenaka sejak penelitian ini bermula, tapi juga untuk Rangga, belum pernah sebelumnya Ranga menemukan mahasiwa senekat Jenaka. Masih Rangga simpan chat ancaman Jen malam itu yang membuat Rangga mau tidak mau harus memberinya efek jera. Ternyata benar dugaan Rangga, Jenaka hanya modal nekat saja. Dia adalah gadis yang terbiasa hidup dengan fasilitas nasabah prioritas yang sedang dipertemukan dengan titik terendah, harus menyelesaikan penelitan di tenggat waktu yang tersisa jika tidak mau namanya dicore

